Brief: Temukan Peralatan Pengujian Kebocoran Helium Tipe Sniffer yang dirancang untuk penukar panas AC. Sistem canggih ini menggunakan helium sebagai gas pelacak untuk mendeteksi kebocoran dengan presisi. Pelajari tentang siklus otomatis, pemindaian manual, dan tingkat pemulihan yang tinggi untuk pengujian yang efisien.
Related Product Features:
Menggunakan helium sebagai gas pelacak untuk deteksi kebocoran yang tepat pada penukar panas AC.
Menampilkan siklus yang sepenuhnya otomatis dengan pemuatan dan pembongkaran manual untuk kemudahan penggunaan.
Termasuk uji kebocoran kotor menggunakan nitrogen sebelum pengujian kebocoran halus dengan helium.
Pemindaian manual dengan detektor sniffer untuk identifikasi kebocoran yang akurat.
Beroperasi pada kisaran tekanan 40-50bar untuk pengujian yang efektif.
Tingkat pemulihan yang tinggi sebesar ≥95% untuk helium, memastikan efisiensi biaya.
Bangku kerja ringkas berukuran 1200mmX900mm untuk pengoperasian yang menghemat ruang.
Laju kebocoran alarm disetel pada 3,34x10-5mbar.L/s untuk deteksi sensitif.
FAQ:
Gas apa yang digunakan untuk mendeteksi kebocoran pada peralatan ini?
Helium digunakan sebagai gas pelacak untuk deteksi kebocoran halus, sedangkan nitrogen digunakan untuk pengujian kebocoran besar.
Bagaimana proses pengujian kebocoran dilakukan?
Prosesnya melibatkan pemberian tekanan pada benda uji dengan nitrogen untuk mendeteksi kebocoran besar, diikuti dengan helium untuk kebocoran halus, dan pemindaian manual dengan detektor pelacak.
Berapa tingkat perolehan helium dalam sistem ini?
Sistem ini memiliki tingkat pemulihan helium yang tinggi yaitu ≥95%, sehingga hemat biaya dan ramah lingkungan.